jump to navigation

Happy BirthDay Davine Desember 1, 2008

Posted by nitrosoxyde in Home.
2 comments

2311200825951

Masih Ingat banget, 1 Desember 2006, dua tahun yang lalu…jam 7 pagi mamamu ngrasa perutnya mules banget. Kayaknya kamu gak sabaran liat indahnya dunia hehe..

Trus gak lama, sekitar jam 10 pagi dari salah satu ruang bersalin aisyah dr sutomo ada suara owek..owek.. itu suara tangismu yang pertama. Lega deh,,,mamamu sehat, kamu juga sehat!

Hari ini davine berulangtahun yang ke -2 Lhooo…

Semoga davin jadi anak yang solihah, sehat, dan pintar . Aamiin..

(lagi…)

Membangun media massa yang Bertanggung Jawab Desember 1, 2008

Posted by nitrosoxyde in Home.
2 comments

Setiap hari, setiap jam di media cetak maupun elektronik setiap hari kita disuguhi berita yang membuat kita jenuh. Berita kekerasan, pembunuhan, kriminalitas, perceraian , gonta-ganti pasangan marak diberitakan di media massa dengan porsi yang berlebih. Ambillah contoh kasus Ryan si jagal dari jombang. Media terkesan mengekspoitasi berita ini menjadi semacam hiburan bagi pemirsanyadengan memberitakan secara detail peristiwa pembunuhan bahkan sampai pada hal-hal yang kurang penting Secara tidak sadar, kita digiring menuju ke arah pemakluman terhadap kejahatan dan hal-hal yang bersifat tabu lainnya. Dirasakan atau tidak Perasaan kita menjadi menjadi tidak peka karena telah terbiasa dengan pemberitaan-pemberitaan semacam itu. Bahkan sangat mungkin menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama. (lagi…)

Pentingnya memaknai Musibah sebagai Berkah Desember 1, 2008

Posted by nitrosoxyde in Home.
2 comments

Jakarta kota metropolitan, dengan segala macam permasalahan ibu kota. Salah satunya adalah Banjir. Bila musim penghujan tiba hampir dapat dipastikan akan ada banjir di sana sini akibat kurangnya kesadaran warganya dalam menjaga lingkungan sekitarnya.
Kisah nyata ini saya dapatkan dari program Balada di Balik nama di transTV. Kampung Kapuk begitulah kampung ini disebut. Sebuah kampung di salah satu sudut kota Jakarta yang tahun lalu terendam banjir. Kampong Kapuk akhirnya menjadi kampung yang kumuh, terdapat tumpukan sampah dimana-mana dan terbentuklah rawa-rawa. Djukri, ketua RW di lingkungan setempat yang notabene seorang lulusan SD berusaha mencari solusi atas permasalah yang terjadi di lingkungannya. Beliau memulainya dengan membersihkan tumpukan sampah dirawa-rawa dan menjadikannya kolam budidaya ikan lele. (lagi…)